Home » Innovation Management » Transformasi IBM

Selama  tahun 1980, IBM merupakan perusahaan perusahaan memiliki keuntungan terbesar ke dua di dunia. Namun pada tahun 1991, pendapatan perusahaan berkurang 2,8 milyar dollar. Beberapa kritik menghampiri IBM misal dikarenakan terlalu sombong, kurang dekat dengan customer atau pun terganggu dengan masalah internal. Dan dampak permasalahan tersebut semakin rumit dan beberapa hal berusaha dilakukan dengan melakukan incremental improvement  dan hasilnya :

  1. 20 unit bisnis terpisah
  2. secara kolektif menjual 5000 perangkat keras dan 20.000 perangkat lunak
  3. 125 data center terpisah dan 128 CIO

Selain itu :

  1. Tidak ada sinergi antara unit dan produk
  2. Unit bisnis yang berbeda melakukan hal yang sama

One IBM

Pada tahun 1993, Lou Gerstner ditunjuk menjadi CEO dan merupakan orang luar IBM pertama yang dipercaya menjadi CEO. Gerstner membawa ide One IBM dimana Gerster melakukan integrasi seluruh sistem dan mempunyai visi memberikan solusi kepada seluruh dunia

Sebuah langkah awal yang dilakukan oleh Gerstner :

  1. Melakukan layoff 75000 karyawan di awal tahun 1993
  2. Pengurangan jumlah data center menjadi  3 wilayah megacenters
  3. kepemimpinan divisi IT dilakukan secara terpusat; dari 128 CIO berubah menjadi 1
  4. Jaringan dikonversi ke satu protokol yang umum (TCP / IP)
  5. Proses pengembangan sistem juga direkayasa ulang; pengurangan Internal applikasi, menurun dari 16.000 menjadi 5.200

Pada kuartal keempat tahun 1993, IBM membukukan keuntungan (relatif) kecil yaitu  $ 382 juta

Developing exploitation

Selain fokus pada efisiensi biaya pengeluaran, Gerstner juga fokus pada filosofi One IBM dimana filosofi tentang bagaimana perusahaan beroperasi. Gerstner menetapkan 2 prioritas utama :

  1. Proses pengeluaran biaya dilakukan secepat mungkin
  2. Memproses dan mendesain ulang agar penggunaan bisa dilakukan secara global

Pada tahun 1995, Gernster mengumumkan e-business adalah IBM’s growth strategy. Gernster percaya bahwa e-bussiness dapat mewujudkan one IBM

 

Success ?

Pada tahun 1999, IBM mendapatkan pertumbuhan pendapatan yang stabil, tetapi sayangnya pertumbuhan mereka hanya 5,7% yang dimana di bawah rata-rata industri. sehingga dibentuklah EBO yaitu Emerging Business Opportunities. Contoh EBO : grid computing, blade servers, Linux,
pervasive computing

IBM dan Emerging Business Opportunities

8 Prinsip Operasi Gerstner

  1. Marketplace adalah faktor pendorong untuk melakukan sesuatu
  2. Core IBM adalah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dengan komitmen  untuk kualitas
  3. Tolak ukur keberhasilan  IBm adalah kepuasan customer dan shareholder value
  4. IBM bergerak sebagai entreprenerial organization dengan minimum berokrasi dan fokus terhadap produktifitas
  5. IBM tidak pernah tidak melihat strategic vision
  6. IBM berfikir dan bergerak berdasarkan urgency
  7. Performa yang bagus adalah saat karyawan IBM bekerja bersama sebagai tim
  8. IBM sensitif terhadap kebutuhan  semua karyawan dan komunitas

IBM Value 

  1. Mendedikasikan untuk kesuksesan client
  2. Inovasi merupakan hal pentingg untuk perusahaan dan dunia
  3. Percaya dan Bertanggung jawab di semua hubungan

 

Reference : Applegate, L. M., Austin, R., & Collins, E. (2005). IBM’s Decade of Transformation: Turnaround to Growth. HBS Case

 

Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookShare on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 3,699 other subscribers