Home » Innovation Management » Era Inovasi Terbuka

Companies are increasingly rethinking the fundamental ways in which they generate ideas and bring them to market – harnessing external ideas while leveraging their in-house R&D outside their current operations – Henry W. Chesbrough

Kali ini kita akan membahas mengenai Open Innovation, apa itu  Inovasi Terbuka (Open Innovation) ? Open Innovation ini adalah dimana suatu perusahaan dapat mengkomersilkan ide yang dikembangkan sendiri maupun ide yang dikembangkan oleh perusahaan orang lain ataupun sebuah inovasi yang dikembangkan secara kolaborasi. Saat ini Inovasi terbuka adalah sebuah strategi yang cukup banyak diminati oleh beberpa perusahaan, meskipun ada beberapa perusahaan besar pada awal abad 20-an lebih memilih untuk melakukan invasi tertutup (closed innovation) seperti GE, DuPont dan AT&T.

Pada beberapa dekade yang lalu, inovasi terbuka bukanlah pilihan utama dari perusahaan besar, mereka lebih memilih melakukan inovasi terturup dimana divisi R&D  merupakan strategis aset yang dimana dilindungi oleh perusahaan dan mereka cenderung lebih melindungi Intelectual Property (IP) mereka dari kompetitor. Pada Closed Innovation, perusahaan  lebih cenderung mengembangkan dan mengkmersilkan ide yang mereka bangun sendiri. Pada closed innovation, perusahaan memegang erat filosofi :  Successful Innovation Requires Control. 

Perbedaan Prinsip dari Open dan Closed Innovation

 Closed Innovation Principles  Open Innovation Principles
 smart people  bekerja untuk perusahaan Tidak semua yang bekerja untuk perusahaan adalah smart  people
Untuk mendapatkan laba dari R&D, perusahaan harus mengembangkan sendiri Eksternal R&D dapat membuat nilai yang signifikan dan internal R&D dibutuhkan untuk mengklaim beberapa bagian dari nilai tersebut
 Jika menemukan produk tersebut, maka menguasai pasar Tidak bisa mendapatkan laba hanya dengan riset
 Jika menjadi pertama kali yang mengkomersialkan suatu produk, maka akan menang  Membuat bisnis model yang lebih baik merupakan lebih baik daripada menjadi yang pertama kali memasui pasar
 Jika membuat produk terbaik di industri maka akan menang  Jika mampu menjadi yang terbaik dalam membuat penggunaan internal dan eksternal ide, maka akan menang
Perusahaan harus bisa mengontrol IP  sehingga kompetitor tidak mengambil keuntungan dari situ  Perusahaan harus mendapatkan laba dari penggunaan IP  oleh perusahaan lain dan perusahaan seharusnya membeli IP perusahaan lain untuk keuntungan bisnis

 

Model Inovasi terbuka

Pada inovasi terbuka terdapat beberapa strategi untuk mengembangkan bisnis melalui Inovasi Terbuka, terdapat 3 area utama : Funding, Generating, dan Commercializing Innovation*

  • Funding Innovation : Fokus pada memberikan bantuan (fuel) untuk Semangat Inovasi,  funding innovation terbagi menjadi 2 yaitu :
  • a. Innovation Investor   : pada awalnya nnovation Investor adalah corporate R&D tetapi sekarang telah berkembang dan bebererap tipe muncul seperti  Ventire capital firms, angel investor ataupun Small business investment companies
  • b.Innovation benefactors : Tidak seperti investor, benefactor fokus pada tahap awal pada research discovery

 

  • Generating Innovation : strategi ini memiliki 4 tipe organisasi yang biasanya menggunakan ini :
  • a. Innovation explorers : spesialisasi dalam melakukan fungsi riset  yang dimana fungsi ini berada di dalam corporate R & D laboratories 
  • b. Innovation merchants : fokus pada teknologi yang dapat dirumuskan menjadi IP  sehingga dapat dijual ke perusahaan lain
  • c. Innovation architects : menyediakan vauable service dimana menggunakan teknologi yang rumit yang bertujuan untuk membuat value  untuk customer. Perusahaan mengembangkan suatu arsitek sistem yang dimana banyak perusahaan yang terlibat 
  • d. Innovation missionaires : terbagi menjadi orang / organisasi yang membuat atau mengfungsikan suatu teknologi untuk suatu alasan

 

  • Commercializing Innovation
  • a.  Innovation marketers : sering dilakukan dengan melibatkan beberapa fungsi atau tipe organisasi tetapi perusahaan telah mendefinisikan setiap karakterisitik organisasi untuk mendapatkan keuntungan
  • b. Innovation one-stop center : menyediakan kombinasi produk dan jasa dan perusahaan akan menawarkan ke  customer  dengan harga yang kompetitif

 

Reference :  Chesbrough, H. (2003), The Era of OpenInnovation, MIT Sloan Management Review, Vol.44, No.3

Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookShare on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 3,693 other subscribers