Home » My Life » Engkau apakah seorang pemimpin??

Sore ini cukup kaget di telefon husni… “Hat, beliau tidak bersedia tanda tangan rekomendasi”.
Ya ini mungkin beberapa sekelumit cerita tentang sebuah kekecewaan dengan pemimpin yang sedang memimpin saya dan teman2 mahasiwa lainnya. Saya cukup berusaha berfikir positif terhada belian, akan tetapi entah selalu ada kekecewaan yang menerpa saya jika berhubungan dengan beliau.
Saat ini saya dan beberapa teman saya sedang berjuang mengejar mimpi untuk dapat mengikuti PIMNAS dan syukur-syukur jika kita berhasil. Banyak yang mendukung kami, PD3 FTIf, PD3 FMIPA, Dosen pembimbing kami, dan dosen-dosen lainnya. akan tetapi kenapa beliau yang merupakan seorang pemimpin dari kami kurang mendukung.

1. Cerita bermula dalam rangka peminjaman ruang inkubator di jurusan kami, kebetulan ada 1 ruangan kosong dan kami berharap bisa memakai ruangan itu daripada tidak digunakan. Kami telah meminta persetujuan dari beberapa dosen dan staf di jurusan kami, dan semunya mereka setuju. Tapi alangkah kecewanya saya setelah mengetahui jika ide itu tidak disetujui pemimpin itu. Baiklah mungkin kami kalah tapi saya tidak akan menyerah! Kami tidak mau menyerah begitu saja, saya mau melakukan hal nekat tapi yang elegan tentunya. Melalui pembicaraan dan melobi beberapa dosen akhirnya saya dibantu menge”gol”kan keinginan saya untuk dapat memakai ruangan itu. Dan alhamdulillah berhasil.. πŸ˜€ Terima kasih kepada dose-dosen yang telah membantu saya

2. Atas usul Pak Bandung (PD3 FMIPA), Pak Iwan (PD3 FTIf) dan pak mudja saya disarankan untuk membuat proposal penawaran kerjasama dengan panitia PIMITS dan GEMASTIK perihal pengadaan baju panitia. Dalam proposal PIMITS saya sengaja tidak mencantumkan rekomendasi dari ketua jurusan karena saya sudah merasa bakalan berjalan “ruwet” dan ujung-ujungnya kemungkinan kecil disetujui. Dan benar ternyata pada permintaan rekomendasi ketua jurusan untuk GEMASTIK, proposal kita tidak di beri rekomendasi dengan alasan “tidak benar” seharusnya diberi testimoni dan kalo rekomendasi terlihat ada unsur pemaksaan. Baiklah saya mengerti maksud beliau tentang testimoni dan itu benar, perihal tentang pemaksaan, tunggu.. pemaksaan yang mana??? itu hanya sekedar rekomendasi, tidak ada yang salah saya rasa. Jujur alasan pertama bisa saya terima, tapi karena alasan kedua saya anggap alasan pertama hanya mengada-ngada hanya untuk menolak memberikan rekomendasi.

Dari itu semua saya jujur kecewa dengan pemimpin tersebut, saya membawa nama jurusan tapi kenapa tidak didukung. Mengapa pemimpin tersebut hanya menyetujui kegiatan”nya” sendiri (bayangkan LKMM saja pada awalnya kurang disetujui padahal itu acaranya ITS)?? Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang tertanam di otak saya.
Mengapa beliau “senang” sekali membuat “bawahannya” kecewa?
Mengapa beliau tidak bersedia membahagiakan orang lain?
Mengapa beliau selalu berjalan “seenaknya sendiri”?
Mengapa beliau tidak memperhatikan bawahannya?
Pertanyaan mengapa lainnya pun masih banyak berada di benak saya…
Dan beliau telah berhasil membuat saya gregetan untuk mencopot nama SI saya… Ingin rasanya mencopot “52” saya… Dan saat ini saya pun mulai berkata pada diri saya, jika ada yang bertanya… siapa saya?? saya adalah anggota KMSI atau saya adalah mahasiswa FTIf, keluh rasanya bibir untuk menyebutkan nama jurusan saya…

“birokrasi itu memang menghambat prestasi” *repost Yeyekh
Buat temen2 mungkin bisa share pengalaman juga sebagai manusia “senasib”

23 Replies to “Engkau apakah seorang pemimpin??”

  1. restia says:

    Astaghfirullah…another dissapoinment story because of him..:(
    I really2 don’t understand the way he thinks..it is so selfish and egois (if I may say that).
    Well, let’s hope the best for us and keep spirit to continue this until the end..
    InsyaAllah..:)

    ^.^

    1. devonjelek says:

      Saya juga tidak tau mengapa.. sampai sekarang pertanyaan mengapa tidak pernah terjawab….

      “Well, let’s hope the best for us and keep spirit to continue this until the end”

      πŸ˜€

  2. dhanie-K says:

    Pemimpin yang dholim.. naudzubillah..
    Sabar, Hatta.. you`re not alone. Keep survive just for this 5 month.. πŸ™‚
    itu salah satu alasan kenapa saya ogah lanjut S2 disana…
    & tidak merekomendasikan adek2 sepupu saya untuk skul dsana,,,
    selama pemimpinnya masih we-know-who….

    1. devonjelek says:

      Iya mz, saya yakin kok banyak yang mensupport kami πŸ˜€

  3. Husni says:

    πŸ™‚
    utk masalah yg tadi, kan sdh kubilang… dalam rangka belajar memang kita menurut we-know-who berada dalam posisi yg salah, jadi alangkah baiknya kalau menerima dengan lapang dada

    tapi utk yg lain, wallahua’lam

    1. devonjelek says:

      Diambil himaknya saja πŸ˜€

  4. SuperNOVA says:

    Saya sendiri belum pernah berhadapan dengan beliau masalah seperti ini, tapi mendengar cerita dari temen” pengurus KMSI saya jd tau seberapa “menyenangkan”nya orang ini.
    Mungkin beliau belum menyadari kalo hal hal seperti ini yang dapat menimbulkan benih benih “resistance” terhadap jurusan,sehingga berempati kepadanya (apalagi saya yg hanya mendengar ceritanya saja,hehe).
    Saya juga tidak habis pikir, kemna si arah pemikiran orang seperti ini?Kok saya menilai beliau tidak patuh pada pakem yg ada di ITS.
    FYI, klo urusan kegiatan, dr 2 jurusan di FTIf, SI yg paling banyak kegiatan “mati di tengah tengah”…

    1. devonjelek says:

      Ya dengan begini “warga” SI menjadi lebih bisa tahan banting πŸ˜€

  5. radiopoetra says:

    SI mu ojok di copot.. sekali lagi OJOK WANI2 NYOPOT..
    seng mropose berdirinya SI =
    SENSEI KU + P.Ardj, dkk… sedangkan SI TErtuduh apabiLA persepSi kita podhO, berdasarkan sejarah g nyumbang apa2 tuh…
    52 mu ojok dicopot, ga dapet ijazah kmu nanti :))

    wes tha damage control sek..
    ke Ibu Ratu dulu..
    sm ati2 klo ini dibaca sm sentri wardnya dy, tar di print, dy g curhat melulu di kelas, kasian adek2 kelas :))

    1. devonjelek says:

      Hahaha… Siap laksanakan sensei πŸ˜€

  6. julia says:

    kalau udah gini rasanya jadi ragu buat terus “membahagiakan” jurusan dengan segala prestasi yang dimiliki oleh para mahasiswanya, belom apa” sudah tidak diijinkan . saya hanya berharap semoga kajur pengganti tidak akan mengikuti jejak Kajur yang satu ini.
    dibalik sebuah pelajaran pasti ada hikmah yang bisa dipetik, yakin dan sabar adalah kunci dan penghilang luka yang paling ampuh πŸ˜€

    1. devonjelek says:

      “Well, let’s hope the best for us and keep spirit to continue this until the end”
      *repost

  7. goalkeeper says:

    hmmm….
    udah banyak sodara2 kita di sini yang pernah merasakan “kebijakan-kebijakannya” yang sangat “menyenangkan” untuk anak-anaknya ini….
    sampai-sampai udah bosan saya mendengar cerita-cerita tentang “dia”

    1. devonjelek says:

      hahaha.. tapi tetap menarik untuk dibahas πŸ˜€

  8. We Know Him says:

    hanya bisa bersabar….
    bersabar atas segala kelakuannya yang sangat tidak menyenangkan,,,
    bersabar atas segala omongannya yang tidak jelas arahnya….

    hanya bisa menunggu..
    menunggu ada orang lain yang menggantikan “you know who”
    menunggu ada orang lain yang membawa angin perubagan

    dan hanya bisa berdoa…
    berdoa semoga beliau dibalas tingkah lakunya di tempat yang sepantasnya

    semangat sodara – sodara…
    ini bukan akhir segalanya…
    ini hanya awal dimana birokrasi akan lebih ruwet ketika kita diluar sana
    terus bekerja keras dan belajar…
    hidup itu susah, kalau kita menganggap itu susah
    πŸ™‚ πŸ™‚ ) πŸ™‚ ) πŸ™‚ ) πŸ™‚

    best regards,
    SCM

    1. devonjelek says:

      AMIN

      hmmm SCM??? Siapa y???

      1. radiopoetra says:

        SCM..
        Supply Chain Management.. dosennya.. brarti Bu Mahe
        *bgitu kira2 analisis saya :))

  9. noval says:

    … yah .. seperti biasa .. same old story … yang penting kita berusaha, memberikan yang terbaik dan ga menyerah …

    semangat!!!

    1. devonjelek says:

      boleh kalah tapi jangan menyerah πŸ˜€

  10. Suryadi yang "masih" ada 52nya says:

    Seorang besar tinggal di menara gading yang sangat tinggi, dikelilingi kedamaian dan kenyamanan di menaranya. Setiap pemandangan yang dia lihat terlalu indah hingga suara dari orang2 di bawah tak terdengar dari menaranya^^

    inget nasehat ortu :
    “bersyukurlah kamu mengenal seorang bertabiat buruk, karena itu mungkin satu jalan Tuhan agar kita ga bertabiat seperti itu. Didekatkan dengan orang pemarah supaya sabar, didekatkan dengan orang pelit supaya murah hati”

    sayangnya nasehat ortuq kurang satu poin ^^
    “didekatkan dengan orang mencla-mencle biar bisa neliti kemungkinan multipe personality disorder ke tuh orang :))”

    Kalo kamu bertanya apakah dia pemimpin
    ABSLOUTELY YES

    Kalo kamu bertanya apakah dia pemimpin yang baik
    YOU ALREADY KNOW THE ANSWER:D

    1. devonjelek says:

      Ampun suhu… cuma bisa manggut2 aja

  11. monkeylinux says:

    tulisan ini mengingatkan saya pada waktu maba…
    well,we know him but we do not be discouraged, keep rockzz

    1. hattabagus says:

      Rame ae ul :p *komen setelah 5 tahun kemudian*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 3,711 other subscribers